Teladan atau Terbaik

Semangat menjadi terbaik kadang bisa mengaburkan semangat menebar keteladanan. Dua kata yang mungkin bisa berbeda rasa antara ‘ terbaik’ dan ‘teladan’. Berasa dalam suatu ajang lomba, tak dipungkiri pemilihan arsiparis teladan menjadi seolah ini menjadi pembuktian kata ‘terbaik’.

Terbaik di tingkat unit kearsipan masing masing instansi sebagai persyaratan pengiriman peserta, lebih mencuat ketimbang persyaratan keteladanan. Pada posisi ini, bisa jadi menjadi awal dalam menyamarkan perbedaan arti kata terbaik dengan teladan.

Kadang perbedaan sudah tidak menjadi permasalahan lagi tatkala suatu proses telah berjalan. Toh perbedaan dua arti kata tersebut hanya terkait dengan niat dan semangat. Meski nantinya dapat pula mengaburkan tujuan sebenarnya terkait semangat ‘keteladanan’, namun gemuruh dari komunitas sampai dengan khalayak ramai untuk menyebut ajang ini sebagai perlombaan.

Teladan tetap menjadi tujuan dari beberapa peserta, tatkala hari kedua di sesi FGD. Suatu kebersamaan untuk berbagi peran dalam mendiskusikan tema yang telah ditentukan. Simulasi kerjasama yang hanya terbatas 30 menit memang belum menjadi ukuran. Tp cukup lah untuk mengingatkan tujuan awal bahwa ajang ini adalah PEMILIHAN ARSIPARIS TELADAN NASIONAL

Baca juga

https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/08/16/uji-kearsipan-ke-uji-kebangsaan-artelnas-2019/?preview=true

Iklan

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Arsiparis Ditjen Migas

Join the Conversation

1 Comment

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: